Mendalami Struktur Fisik Puisi

ditulis oleh: Desi Ari Sandi

Kalau membaca atau mendengar istilah "puisi" pasti yang ada di pikiran kita adalah susunan kata-kata yang indah dan menggetarkan jiwa. Apakah pikiran kita sama?

Lalu, berasal dari mana keindahan sebuah puisi itu? 

Keindahan sebuah puisi disebabkan oleh diksi, majas, rima, dan irama. Bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda dengan bahasa yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Puisi menggunakan bahasa yang ringkas, tetapi maknanya sangat kaya. Kata-kata yang digunakan adalah konotatif yang mengandung banyak penafsiran. 

Mari kita bahasa satu per satu struktur fisik puisi. Sebuah puisi pasti memiliki struktur fisik yang meliputi tipografi, diksi, imaji atau pengimajian, kata konkret, bahasa figuratif, dan versifikasi. 

a. Diksi

Diksi merupakan pemilihan kata yang dapat menimbulkan imajinasi estetis. Penyair dalam membuat puisi harus selalu mempertimbangkan diksi agar memberikan kekuatan dan daya magis.

b. Imaji atau pengimajian

Imaji atau pengimajian adalah susunan kata yang dapat menimbulkan khayalan dan imaji. Imaji yang terdapat pada puisi dapat menimbulkan khayalan pada pembaca sehingga pembava seolah merasa, melihat, dan mendengar sesuatu yang diungkapkan penyair. 

c. Kata konkret

Kata konkret bertujuan untuk menimbulkan imajinasi pada pembaca. Kata konkret harus memperjelas isi puisi agar menimbulkan imaji penglihatan, pendengaran, atau perasaan pembaca. Kata konkret ini selalu berkaitan dengan pengimajian. 

d. Bahasa Figuratif

Bahasa figuratif (majas) adalah bahasa yang digunakan penyair untuk mengungkapkan sesuatu dengan cara membandingkan suatu hal dengan hal lainnya. Bahasa figuratif terdiri atas pengiasan yang menimbulkan makna kias dan pelambangan yang menimbulkan makna lambang.

e. Versifikasi

Versifikasi merupakan unsur pembentuk keindahan sebuah puisi. Ketika membaca puisi tentu saja kita akan menikmati rima, ritma, dan metrum yang terdapat dalam puisi tersebut. 

f. Tipografi

Tipografi merupakan pembeda yang penting antara puisi dengan prosa dan drama. Tipografi merupakan bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi. 


Nah, untuk struktur batinnya akan dibahas pada artikel selanjutnya. Salam #LiterasiMemesat!

Artikel yang berkaitan
Komentar