Mendalami Struktur Batin Puisi

ditulis oleh: Desi Ari Sandi

Sudah membaca artikel yang berjudul “Mendalami Struktur Fisik Puisi”? Bagi Sobatku yang belum, sebaiknya baca dulu artikel tersebut, ya, agar pemahamannya menjadi sempurna. 

Pembahasan mengenai strukrur fisik puisi di artikel sebelumnya, tentu belum lengkap tanpa pembahasan struktur batinnya. Mengapa demikian? Karena struktur fisik dan struktur batin merupakan dua unsur yang saling berkaitan dalam membangun sebuah puisi. 

Struktur batin puisi adalah media untuk mengungkapkan makna yang hendak disampaikan penyair. Struktur fisik dapat dilihat, sedangkan struktur batin hanya dapat dirasakan oleh pembacanya. Hal inilah yang membedakan struktur fisik dan struktur batin puisi. Lalu, struktur batin puisi itu apa saja? Struktur batin puisi terdiri dari tema, rasa, nada, dan amanat. Kita bahas satu per satu, yuk!

a.  Tema

Tema merupakan pokok persoalan yang hendak dikemukakan oleh penyair. Setiap puisi pasti mengandung pokok persoalan yang ingin disampaikan penyair kepada pembacanya. Maka, tema menjadi sebuah fondasi dalam penulisan sebuah puisi. Puisi bentuknya jauh lebih singkat dibandingkan dengan teks sastra yang lainnya, tetapi puisi tetap menyajikan keutuhan tema. 

b.  Rasa

Dalam menulis puisi, suasana perasaan seorang penyair ikut diekspresikan agar dapat dihayati oleh pembacanya. Maka, rasa dapat diartikan sebagai sikap penyair terhadap persoalan dalam puisinya. Pengungkapan rasa dalam puisi sangat erat kaitannya dengan latar belakang penyairnya, seperti pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, usia, pengalaman sosiologis, pengalaman psikologis, dan lain-lain. Pengungkapan rasa inilah yang disebut ekspresi penulis dalam sebuah puisinya.

c.  Nada

Penyair dalam menulis puisinya mempunyai sikap tertentu terhadap pembaca. Nada berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada yang menggurui, mendikte, menasihati, mengejek, bekerja sama dengan pembaca dalam pemecahan masalah, menyerahkan masalah kepada pembaca, dan lain-lain. Sikap penyair inilah yang disebut sebagai nada dalam sebuah puisi. 

d.  Amanat

Amanat merupakan pesan dalam puisi yang ingin disampaikan penyair kepada pembacanya. Amanat yang ingin disampaikan oleh penyair dapat ditelaah setelah kita memahami tema, rasa, dan nada dalam puisi tersebut. Amanat merupakan hal yang mendorong penyair untuk menciptakan puisinya. Amanat dalam sebuah puisi biasanya tersirat di balik kata-kata yang disusun dan juga berada di balik tema yang terkandung dalam puisi tersebut. Maka, amanat sebuah puisi akan selalu relevan dengan temanya.

Nah, bagaimana sekarang sudah jauh lebih paham kan mengenai struktur puisi? Semoga artikelnya bermanfaat, ya. Salam!

Artikel yang berkaitan
Komentar