Genre Teks Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013 (Revisi)

ditulis oleh: Herawati

Tahukah kamu bahwa teks bahasa Indonesia di sekolah itu beragam? Bentuk-bentuk teks (genre) tidak lepas dari proses dan produk sosial. Maksudnya, tiap teks yang hadir berkaitan dengan peristiwa dan kehidupan sosial. Fungsi dari teks sebagai produk sosial, di antaranya mendeskripsikan, menjelaskan, perintah untuk melakukan sesuatu, meyakinkan, menceritakan, dan memaparkan petunjuk.  Tiap genre yang berbeda dapat digunakan sesuai dengan keperluan dan konteks situasinya. Beberapa relasi antara genre sebagai proses dan produk dapat dilihat sebagai berikut.

Proses
Produk
mendeskripsikan 
deskripsi personal, deskripsi ilmiah, deskripsi teknis, laporan informasi, laporan ilmiah, dan definisi;
menjelaskan 
menjelaskan bagaimana, mengapa, elaborasi, ilustrasi, dan eksplanasi esai;
mengintruksikan
prosedur, intruksi, manual, resep, dan petunjuk arah;
meyakinkan
 esai, eksposisi, diskusi, debat, interpretasi, dan evaluasi;
menceritakan
mite, fabel, narasi, dan cerita misteri;
lain-lain 
percobaan ilmiah, reviu, komentar, wawancara, surat berita, artikel, web, dan traveloka.


Menurut Knapp dan Watkins (dalam Priyatni dan Nurhadi, 2017, hlm. 65), genre atau ragam teks dapat dipilah dalam dua kelompok besar, yaitu teks-teks yang termasuk dalam genre sastra dan genre nonsastra. Dalam pengelompokannya inilah genre sastra dikelompokkan dalam genre cerita, sedangkan teks-teks genre nonsastra dikelompokkan dalam genre faktual dan genre tanggapan.

Ketiga pengelompokkan tersebut memiliki pengelompokkannya lagi, yaitu sebagai berikut.

Genre cerita:

1. subgenre naratif, memiliki tujuan sosial yaitu menceritakan kejadian;

2. subgenre non naratif, memiliki tujuan sosial yaitu mendeskripsikan kejadian atau isu.

Genre faktual: 

1. subgenre laporan, memiliki tujuan sosial melaporkan kejadian atau isu atau melaporkan secara umum tentang berbagai kelas benda;

2. subgenre prosedural, memiliki tujuan sosial mengarahkan atau mengajarkan tentang langkah-langkah yang telah ditentukan.

Genre tanggapan: 

1. subgenre transaksional, memiliki tujuan sosial menegosiasikan hubungan informasi, barang dan layanan;

2. subgenre ekpositori, memiliki tujuan sosial menjelaskan atau menganalisis proses muncul atau terjadinya sesuatu.


Dari berbagai macam teks yang dipelajari khususnya di SMA, ada beberapa pemetaan dalam pembagian teks di tiap jenjang. Berikut jenis-jenis teks bahasa Indonesia dalam kurikulum 2013 (revisi) untuk jenjang SMA.

Kelas X

1. Teks laporan hasil observasi

2. Teks eksposisi

3. Teks anekdot

4. Teks hikayat

5. Teks negosiasi

6. Teks debat

7. Teks biografi

8. Puisi

Kelas XI

1. Teks prosedur

2. Teks eksplanasi

3. Teks ceramah

4. Teks cerpen

5. Proposal

6. Karya ilmiah

7. Resensi

8. Drama

Kelas XII

1. Surat lamaran pekerjaan

2. Teks cerita sejarah

3. Teks editorial

4. Novel

5. Artikel

6. Kritik dan esai


Dari paparan ini menggambarkan bahwa materi bahasa Indonesia di jenjang SMA berbasis teks, dengan harapan agar peserta didik mampu lebih kritis ketika memahami pengetahuan baru atau menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa dari teks yang diajarkan sudah disesuaikan dengan genre yang ada. Pengelompokkan teks ini diharapkan mampu memudahkan dalam menentukan materi yang hendak diajarkan oleh pendidik.


Sumber: 

Fatonah, K dan  Gunawan Wiradharma. 2018. Kongres Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Bahasa Kemdikbud. Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013 (Revisi)

Artikel yang berkaitan
Komentar