Diftong

ditulis oleh: Meilani Puji Astini

Diftong sudah tidak asing lagi digunakan. Diftong merupakan bunyi vokal rangkap yang tergolong dalam satu suku kata. Diftong yang diakui dalam PUEBI di antaranya au, ai, ei, dan oi. Pedoman ejaan sebelumnya hanya mencantumkan tiga diftong, sehingga penambahan yang dimasukkan ke dalam PUEBI, yaitu diftong ei.


Khalayak tidak banyak mengenal bahwa vokal rangkap yang berbunyi satu kata ini disebut diftong, sehingga terkadang pelafalan diftong dieja menjadi dua suku kata atau adanya perubahan dalam bentuk tulisan.


Berikut ini kata yang menggunakan diftong tak lazim di khalayak, misalnya kata survei yang biasa ditulis survey, kata asoi yang biasa ditulis asoy, kata satai yang biasa ditulis sate.
Selain itu, terdapat juga vokal rangkap pada kata bau, main, dan beo. Akan tetapi, vokal rangkap pada kata tersebut tidak dapat dikatakan diftong. Hal tersebut disebabkan oleh vokal rangkap tersebut menghasilkan dua bunyi dan terletak pada suku kata yang berbeda dan itu disebut dengan deret vokal.

Artikel yang berkaitan
Komentar