Aku Cinta Padamu atau Aku Cinta Kepadamu?

ditulis oleh: Yulia Yulian

Wah, Mimin ini kenapa, ya? Masalah percintaan saja masih diselisik tata bahasanya. Hi-hi. Padahal, cinta itu, kan, kadang-kadang tak ada logika? Apalagi logika bahasa. :D

Namun, kita bisa belajar sebuah kaidah dari sini, loh! Bagaimana penggunaan kata depan di, ke, pada, dan kepada yang benar? Yuk, kita pelajari!

Sebelumnya, silakan kalian perhatikan tabel berikut. 


Berdasarkan tabel tersebut, kita dapat membedakan kata depan di, ke, pada, dan kepada berdasarkan 2 hal, yakni (1) kata yang didahului dan (2) arti yang ditandai. 

1. Kata depan di

di digunakan untuk menyatakan tempat yang statis (dalam keadaan tetap, tidak bergerak, tidak berubah keadannya). 

Contoh:

di rumah
di atas lemari
di bawah laut

2. Kata depan ke

ke digunakan untuk menyatakan tempat yang dinamis (bergerak dari satu titik ke titik yang lainnya). 

Contoh:

(masuk) ke rumah
(naik) ke atas lemari
(jatuh) ke bawah laut

3. Kata depan pada

Pada digunakan untuk menyatakan sesuatu yang bukan tempat (waktu, orang, atau hal abstrak), tetapi sifatnya statis (tetap). 

Contoh:

Bukumu ada pada saya. 
Pada hari Minggu kuturut Ayah ke kota. 
pada kesempatan yang berbahagia ini


4. Kata depan kepada

Kepada digunakan untuk menyatakan sesuatu yang bukan tempat (orang), tetapi dinamis (ada sesuatu yang dituju). 

Contoh:

Aku mengirim bunga kepadamu. 
Pemerintah menyalurkan bansos kepada warga. 
Aku marah kepadamu. 

Nah, dari penjelasan tersebut, sudah bisakah kita menjawab mana yang benar? Aku cinta padamu atau cinta kepadamu? 

Jawabannya adalah aku cinta kepadamu.

Mengapa demikian? Karena ada perpindahan rasa cinta yang berasal dari satu orang kepada orang yang lainnya. #ea

Mengapa bukan aku cinta kamu? 

Karena di dalam KBBI, kata cinta bukan merupakan sebuah kata kerja transitif yang membutuhkan objek, melainkan merupakan kata sifat. Untuk menghubungkan cinta dan kamu, diperlukan kata depan kepada. Hal ini karena objek tidak mungkin didahului kata depan. 

Jadi, begitu, ya. Kalau kamu sudah siap mengutarakan cinta kepada doi dengan menggunakan tata bahasa yang benar, jangan lupa bawa martabak dan seblak, ya! Ehe!

Akhir kata, cinta itu dinamis!


Referensi:

Lanin, Ivan. 2015. Di, ke, pada, dan kepada. [Daring]. Diakses dari https://beritagar.id/artikel/tabik/di-ke-pada-dan-kepada.

Artikel yang berkaitan
Komentar