Teks Puisi Rakyat

ditulis oleh: Teti Julianti

Puisi rakyat merupakan sebuah karya sastra yang telah kita miliki secara turun temurun yang tidak diketahui siapa pengarangnya. Dalam buku teks SMP, contoh puisi rakyat ada tiga, yaitu pantun, gurindam, dan syair.

1. Contoh-contoh puisi rakyat

A.  Pantun

Pantun adalah puisi melayu asli yang sudah mengakar lama di budaya masyarakat. Pantun salah satu jenis karya sastra yang lama. Lazimnya pantun hanya terdiri atas 4 larik (baris) bersajak a-b-a-b atau a-a-a-a. Pada awal mulanya pantun merupakan sastra lisan, tapi kini pantun juga ada dalam bentuk tulisan. Keseluruhan bentuk pantun hanyalah berupa sampiran dan isi. Sampiran terletak pada baris pertama dan kedua dan biasanya tidak berhubungan secara langsung dengan bagian kedua. Baris ketiga dan keempat ialah bagian isi yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.

Contoh pantun: 

Air surut memungut bayam
Sayur diisi ke dalam kantung
Jangan diikuti tabiat ayam
Bertelur sebiji riuh sekampung 

Pantun di atas memiliki rima a-b-a-b, memiliki dua baris sampiran dan dua baris isi.  


B.  Gurindam 

Gurindam merupakan sajak dua baris yang mengandung petuah atau nasihat. Gurindam memiliki rima yang sama yang merupakan satu kesatuan utuh. Berbeda dengan pantun, gurindam hanya memiliki 2 baris dalam setiap bait. Gurindam berasal dari bahasa Tamil (India) yaitu kirindam yang berarti mula-mula, amsal, perumpamaan. Baris pertama berisikan semacam persoalan, masalah, atau perjanjian dan baris kedua berisikan sebuah solusi, jawaban, atau akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama tadi. 

Contoh gurindam: 

Jika hendak mengenal orang mulia 
Lihatlah kepada kelakuan dia 

Dapat kita lihat, contoh gurindam di atas memiliki rima yang sama dalam satu bait.


C. Syair

Syair merupakan puisi lama yang tiap-tiap bait terdiri atas empat larik (baris) yang berakhir dengan bunyi yang sama. Hal ini karena syair memiliki rima yang sama yaitu a-a-a-a.  

Syair awalnya berasal dari bahasa Arab yang berarti perasaan. Namun seiring berkembangnya zaman, syair lebih banyak berisi tentang situasi dan kondisi. 

Contoh syair: 

Belajar haruslah semangat 
Rajin tekun serta giat 
Agar ilmu mudah didapat
Masa depan semakin dekat 

Ilmu didapat tiada cepat 
Mesti sabar hatinya kuat
Moga tuhan memberi rahmat 
Maka jaga hati serta niat 


2. Kata berima pada puisi rakyat 

A. Kata berima utuh 

Kata berima utuh ditandai dengan suku kata terakhir memilki bunyi yang sama. Contohnya: rebana, pelana, suasana, terpesona.

B. Kata berima sebagian ditandai dengan huruf terakhir memiliki nada atau bunyi yang sama.  

Contohnya: nutrisi, sari, peci, akumulasi.

COMMENTS