Teks Debat

ditulis oleh: Herawati

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata debat? Apakah debat itu sebuah praktik? Jelas untuk kebanyakan orang, kata debat identik dengan suatu kegiatan praktik karena memang lebih banyak melakukan praktik. 

Debat sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Sosial media salah satunya menjadi tempat seseorang mencurahkan pendapat pribadinya, dan warganet lainnya sering ikut menanggapi. Maka terjadilah debat di sosial media karena perbedaan pendapat pribadi. Perbedaan pendapat ini bisa menimbulkan masalah yang lebih panjang, apalagi ketika kedua pihak melakukan debat tanpa disertai dengan alasan yang masuk akal. Alih-alih saling mengerti apa yang diperdebatkan, yang ada malah menjadi debat kusir. 

Debat di sosial media termasuk debat yang tidak direncanakan. Maksudnya debat tersebut dilakukan secara spontan, yang pada akhirnya sering digunakan penggunaan bahasa yang kurang baik. Tim di dalam debatnya pun tanpa dibuat terlebih dahulu, dan unsur-unsur debatnya tidak terpenuhi. Berbeda dengan debat yang dilakukan pada sebuah acara, pada kegiatan tertentu. Misalnya debat calon presiden yang diselenggarakan dengan penuh persiapan seperti mosi atau topik, tim debat, sekretaris hingga moderatornya. Sangat terlihat jelas, debat yang baik adalah debat yang dilakukan dengan persiapan. 


Lalu apa saja yang harus kita ketahui tentang debat?

Pada kesempatan kali ini mari kita belajar bersama tentang debat! 


Debat menurut KBBI edisi V memiki arti pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing. 

Debat dapat berjalan ketika unsur-unsurnya terpenuhi, unsur-unsur tersebut menurut  Kemendikbud (2015) diantaranya sebagai berikut:

1. Mosi

Mosi merupakan topik yang dibahas dalam debat. Mosi ini menjadi dasar bagi setiap pihak untuk menentukan sikap mendukung atau menolak mosi. Mosi atau isu yang dipilih biasanya yang sedang berkembang dan ramai diperbincangkan. 

2. Tim afirmasi

Tim afirmasi atau dikenal tim pro, yakni tim yang mendukung suatu mosi dalam debat.

3. Tim oposisi

Tim oposisi atau tim kontra adalah tim yang memiliki pandakan menolak mosi di dalam debat.

4. Tim netral, penonton/juri yang dipanggil

Tim netral adalah tim yang tidak memiliki pandangan menolak maupun mendukung mosi (permasalahan yang diperdebatkan). 

5. Moderator

Moderator merupakan orang yang mengatur jalannya perdebatan dengan tujuan agar denat tersebut berjalan dengan baik tanpa dominasi dari salah satu tim. Moderator juga harus bersikap netral dan memiliki pandangan terbuka.

6. Penulis

Penulis di sini bertugas sebagai sekretaris, membantu moderator dalam mencatat hal-hal penting, mencatat hasil debat hingga kesimpulan akhir.


Selanjutnya dalam pelaksaan debat tidak hanya unsur yang harus diperhatikan, dalam praktiknya tentu kita harus memerhatikan penggunaan bahasa di dalam debat. Pembahasan berikut dikhususkan untuk penggunaan bahasa dalam debat ilmiah. Berikut ciri ragam bahasa ilmiah.

1. Kaidah bahasa Indonesia yang digunakan harus benar sesuai dengan kaidah kebahasaan yang baku. Baik kaidah ejaan maupun kaidah tata bahasa bahasa Indonesia.  Untuk lebih jelasnya melihat bahasa yang baku bisa menggunakan KBBI sebagai referensi.


2. Ide yang diungkapkan harus benar sesuai dengan fakta dan dapat diterima akal sehat (logis), harus tepat, dan hanya memiliki satu makna, padat, dan sistematis. Ide yang disampaikan tentunya berdasarkan argumen dari studi pustaka yang sudah dilakukan sebelumnya.


3. Kata yang dipilih memiliki makna yang sebenarnya (denotatif) dan tidak ambigu. 


Penjelasan secara umum tentang debat sudah disampaikan, jika Anda tertarik dengan cara pelaksanaan debat yang baik maka silakan menonton debat di youtube atau datang menghadiri forum-forum yang menyelenggarakan debat. 


Semoga penjelasan singkatnya membantu, ya!

COMMENTS