Penggunaan Kata Depan Ada Bedanya?

ditulis oleh: Herawati

Kamu tahu yang disebut dengan kata depan? 

Kata depan dalam istilahnya disebut dengan preposisi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, preposisi adalah kata yang biasa terdapat di depan nomina, misalnya dari, dengan, di, dan ke

Contoh preposisi yang disebutkan dalam pengertian di atas hanya ada empat buah. Namun sebetulnya kata depan itu masih banyak contohnya. Pada kesempatan ini, kita akan membahas tentang empat buah kata depan yang terlihat mirip tetapi penggunaannya sedikit berbeda.

Penggunaan kata depan di dan ke merupakan kata depan yang menunjukkan tempat, sedangkan kata depan pada dan kepada merupakan kata depan yang bukan menunjukkan tempat melainkan menunjukkan orang, waktu, dan konsep. Keempat penggunaan kata depan tersebut tetap digunakan di depan nomina. Mari kita lihat contoh berikut ini.

Biarpun jarak berjauhan dialah yang tetap ada di hatiku
Kemarin sore, Ayah pergi ke Yogyakarta

Kedua kalimat di atas menunjukkan tempat, sedangkan kedua kalimat di bawah ini menunjukkan bukan tempat (waktu dan orang). 

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas materi fonologi. 
Ia menitipkan kado kepada Ibu karena aku tidak ada di rumah.  

Keempat kalimat tersebut menujukkan perbedaan berdasarkan kata yang didahului, menunjukkan tempa atau bukan, sedangkan berdasarkan artinya belum dijelaskan, lalu apa perbedaan di dan ke? Serta perbedaan pada dan kepada?

Pertama kita liat penggunaan kata di dan ke. Karena kata di dan ke menujukkan keberadaan tempat maka arti yang muncul akan menunjukkan keberadaan dan arah. 

Kata di memiliki arti yang menunjukkan posisi atau keberadaan. Artinya kata di ini digunakan untuk menunjukkan letak/kedudukan/jabatan/pangkat. Kata di biasanya ada pada fungsi keterangan. Mari kita lihat kembali contoh kalimat

Dialah yang tetap ada di hatiku

Di hatiku menujukkan keterangan letak tempat seseorang yang tetap ada di hati.  Lalu, untuk penggunaan kata ke bagaimana ya? Penggunaan kata ke menujukkan tujuan dan atau arah. 

Kemarin sore, Ayah pergi ke Yogyakarta.

Kalimat tersebut menunjukkan tujuan keberangkatan Ayah yaitu hendak pergi ke Yogyakarta. 

Bagaimana dengan penggunaan kata di sana dan ke sana? Keduanya sama-sama menunjukkan tempat. Namun, di sana memiliki arti menujukkan posisi, sedangkan ke sana menujukkan arti arah langkah. 

Coba sekarang lihat penggunaan kata depan pada dan kepada yang menunjukkan bukan tempat. Kedua kata ini terlihat sedikit mirip, tetapi keduanya memiliki arti yang berbeda jika digunakan. 

Kita bahas penggunaan kata pada terlebih dahulu. Kata pada digunakan untuk menunjukkan posisi/keberadaan. 

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas materi fonologi. 

Kalimat tersebut menunjukkan keberadaan seseorang yang sedang ada di dalam kelas. Terlihat pada frasa pada kesempatan kali ini. Selain contoh tersebut bisa juga kata pada melekat pada kata seperti, pada saya, pada hari minggu, dan lain sebagainya. 

Sekarang masuk ke arti penggunaan kepada. Kata kepada menujukkan tujuan atau arah. Misalnya saja pada kalimat contoh sebelumnya, yaitu

Ia menitipkan kado kepada Ibu karena aku tidak ada di rumah.

Kata kepada yang ada di kalimat menunjukkan tujuan penitipan kado kepada Ibu, karena tokoh aku tidak ada di rumah. 

Apakah sudah terlihat bedanya? 

Bedanya yang paling terlihat adalah kata depan pada bisa digunakan untuk waktu sedangkan kata kepada tidak bisa. Selain itu penggunaan pada bisa melekat pada posisi/keberadaan orang seperti pada saya padanya tetapi bukan menunjukkan tujuan, sedangkan kata kepada yang melekat pada orang menunjukkan tujuan/arah, seperti kepadamu, kepada ibu. 

Penggunaan kata depan memang seringkali tidak terlihat bedanya. Namun, jika dilihat dengan saksama pengunaannya itu ada perbedaannya, lho. Semoga artikel kali ini bermanfaat ya, Sobatku!


COMMENTS